Home / Kabar Desa / Religiositas Membersamai Layanan Kesehatan di Pustu Malasari

Religiositas Membersamai Layanan Kesehatan di Pustu Malasari

[Malasari-malasari.desa.id]– Dalam rangka memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Malasari, Puskesmas Pembantu (Pustu) Malasari tiap Rabu dan Jum’at secara rutin memmberikan layanan kesehatan bagi warga. Pagi itu, Rabu (02/03/2016) salah seorang kader posyandu Anggrek I, Yeyen, lewat pengeras suara mengumumkan kepada warga yang ingin berobat dan melakukan konsultasi kesehatan agar datang ke Puskesmas Pembantu Malasari.

Hari itu, yang bertugas memberikan layanan kesehatan medis kuratif adalah Eka Rahmawati. Selain sebagai bidan desa, ia juga sebagai penanggungjawab layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Malasari. Saat ditemui Pewarta Desa Malsari, ia sedang memberikan layanan kesehatan bagi warga dari beragam usia, mulai dari balita sampai manula. Dengan penuh semangat dibarengi canda renyah, ia dengan telaten memberikan layanan pengobatan bagi warga yang datang berobat dan membutuhkan konsultasi kesehatan.

YANKES-PUSTU-020316

Selain memberikan layanan medis, ternyata bidan desa yang satu ini terampil melakukan “psychological healing service“. Ketika melakukan diagnosis medis, ia mengajak pasien menceritakan keluhan mereka. Kepada para pasein ia menyarankan supaya memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai upaya promotif dan preventif sebelum terjadinya suatu penyakit. “Yang paling utama sebenarnya tindakan preventif-nya (baca: pencegahan) daripada upaya kuratif atau penyembuhan,” ujar Eka kepada para pasien. Dari layanan yang diberikan tampak jelas adanya interaksi yang dekat secara psikologis antara tenaga medis dan para pasien.

Melalui interaksi tenaga kesehatan dan pasien lahirlah ragam dialog menyenangkan. Selain menghibur pasien, bidan Eka juga menyelipkan nilai-nilai religiositas. Mereka (para paseien) diyakinkan bahwa pengobatan hanyalah salah satu ikhtiar yang wajib dijalani. Penentu hidup-mati dan sakit-sembuh seseorang adalah kekuatan adikodrati Tuhan Yang Maha Kuasa. Penyebab segala sebab adalah Allah SWT. Ia menyarankan kepada para pasien agar perilaku hidup bersih dan sehat haruslah diniatkan sebagai ibadah. “Bagaimana makan kita agar jadi ibadah, bagaimana minum dan tidur kita jadi ibadah, maka ikutilah tuntunan yang dicontohkan Rasul Muhammad SAWW,” kata Eka kepada para pasien. Selain menyarankan PHBS, ia juga menyarankan agar melakukan ruqyah syar’iyah melalui do’a dan amalah sunnah. Setelah layanan kesehatan selesai, ia menginformasikan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang akan dilaksanakan tanggal 8 s.d 15 Maret mendatang. (UR)

About desa malasari

Check Also

Akibat Bencana Tanah Amblas, Warga Kp. Sikantor Mengungsi

[Malasari-malasari.desa.id] Tingginya curah hujan yang turun terus menerus mengakibatkan timbulnya bencana di beberapa wilayah di …

2 comments

  1. Saya acungi jempol deh buat malasari, kegiatannya mantep banget. Tapi tulisan ini judulnya kurnag ngerti deh, kurang familiar di masyarakat haha..
    Tapi keren

  2. Hahaha Rada-rada AjaiBBB jdulnya… KoflAAAAkkkk, Tv ISINYA mantapppppp. Yo! Malasari HUDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANG…. mantaaaaaaaaap

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *