Home / Kabar Desa / Kreativitas Pemuda Mabok : Upaya Menggali Potensi Ekonomi Kreatif

Kreativitas Pemuda Mabok : Upaya Menggali Potensi Ekonomi Kreatif

Malasari-malasari.desa.id (07/11/2015) – Desa Malasari kini sedang menata diri menjadi desa wisata berbasis masyarakat. Ragam upaya telah dan akan dilakukan guna mewujudkan Desa Malasari sebagai desa wisata. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggali potensi ekonomi kreatif. Geliat wisata di Desa Malasari telah memantik semangat para kawula muda untuk mengekspresikan bakat seni mereka. Salah seorang dari mereka adalah Saeful Majlis. Di sela sela-sela kesibukannya menafkahi keluarga, pemuda berusia 34 tahun ini beberapa bulan terakhir bergiat diri menekuni seni pembuatan replika dari bahan bekas minuman kaleng. Ia telah menghasilkan beberapa karya berupa replika kendaraan. Keterampilan membuat karya seni dari daur ulang sampah minuman kaleng ia peroleh secara otodidak.
MABOKREATIVE-01
“Saya terinspirasi oleh salah seorang teman saya yang telah lebih dulu menekuni seni membuat replika,” tutur Kang Eluk, sapaan akrab Saeful Majlis. Setelah berhasil mencoba membuat replika becak, kini ia semakin terampil membuat jenis replika lainnya, seperti sepeda, motor trail, moge dan kapal. Menurutnya sampah nonorganik, terutama yang berbahan kaleng, bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang bernilai seni. Dibutuhkan ketekunan dan kesabaran dalam melakukannya. Ia berharap jejaknya bisa diikuti para pemuda lainnya yang juga memiliki bakat-bakat seni yang masih tersembunyi. Keterampilannya ia tularkan ke pemuda-pemuda lainnya. Ia dan beberapa pemuda lainnya berinisiatif berhimpun diri dalam satu wadah kelompok sadar wisata yang dinamai MABOK (Malasari Boga Kreasi).
MABOKREATIVE-02
“Dengan berkumpul bersama-sama, maka akan muncul ide-ide kreatif. Nantinya kita bisa saling mendukung untuk mewujudkan sebuah karya kreatif,” kata Saeful. Melalui Malasari Boga Kreasi inilah ia bersama teman-temannya akan saling memberi gagasan, berdiskusi, memberi masukan, berlokalatih dan melakukan kerja karya kreatif. Meskipun tujuan nantinya lebih ke arah ekonomi kreatif yang akan menghasilkan nominal uang, namun sebagai langkah awal ia menghimbau teman-teman kreatifnya untuk lebih mengedepankan sisi kreativitas. Menurutnya, yang penting bagaimana hobi dan bakat tersalurkan dan dapat menghasilkan karya yang membanggakan.
Selain Saeful Majlis, beberapa pemuda utusan desa Malasari telah menunjukkan keunggulan kreativitasnya. Hal tersebut dibuktikan dengan capaian prestasi yang membanggakan. Lewat lukisan pelepah pisang yang dikerjakan secara apik, mereka berhasil menjadi juara pada uji kreativitas pasca pelatihan ekonomi kreatif yang diinisiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor akhir Oktober lalu.
MABOKREATIVE-03
Sayangnya, wujud kreativitas mereka agak terhambat karena beberapa kendala, diantaranya minimnya peralatan, bahan baku dan modal berkreasi. Saeful dan kawan-kawan berharap para pihak terkait dapat memfasilitasi kerja kreatif mereka lewat peningkatan kapasitas dan bantuan dana stimulan agar ide-ide kreatif mereka segera terwujud. Meskipun begitu, kendala-kendala tersebut tidak terlalu berpengaruh pada karya-karya yang mereka hasilkan. Buktinya, selain replika berbahan dasar sampah kaleng minuman bekas, mereka telah menghasilkan replika berbahan dasar bambu berupa miniatur becak, miniatur leuit, aneka wadah pensil dan lampu hiasan.

About desa malasari

Check Also

Akibat Bencana Tanah Amblas, Warga Kp. Sikantor Mengungsi

[Malasari-malasari.desa.id] Tingginya curah hujan yang turun terus menerus mengakibatkan timbulnya bencana di beberapa wilayah di …

4 comments

  1. Kreatifitas yang sangat keren, patut ditiru oleh pemuda2 lainnya.

  2. Manfaatkan potensi yang ada demi kemajuan dan kemakmuran.
    Salut ….

  3. Saya sempat terkecoh dengan judul pemuda mabok… Wes pokoke keren. Semoga kreatifitas nya semakin berkembang dan terkelola dgn baik. Hidup pemuda mabok

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *