Home / Berita / Silaturahmi Budaya di Kasepuhan Kopo Lewat Hajat Seren Taun

Silaturahmi Budaya di Kasepuhan Kopo Lewat Hajat Seren Taun

?????????????Malasari-malasari.desa.id-Tradisi seren taun masyarakat adat di Desa Malasari dilaksanakan tidak hanya di satu tempat. Setelah acara seren taun di Kasepuhan Malasari, di Kasepuhan Kopo juga dilaksanakan hajatan seren taun yang dipusatkan di depan rumah kasepuhan Kopo yang ditetuai Abah Kasa, sesepuh adat. Pelaksanaan kegiatan seren taun kali ini dilaksanakan pada pekan ketiga bulan Muharam, dimulai hari Selasa (27/10/2015). Puncak acara seren taun dilalaksanakan hari Rabu (28/10/3015), diisi serangkaian acara, antara lain ritual adat, gelaran seni budaya tradisional pencak silat dan bobodoran.
?????????????
Sebagai media silaturahmi acara dihadiri para tetamu dari beberapa perwakilan kasepuhan yang ada di Desa Malasari. Dari Kasepuhan Malasari hadir sesepuh adat Abah Udin, Abah Enduy beserta rombongan. Sukandar (Sekretaris Desa), Rohmat Hidayat (Ketua BPD) dan Yoyo Sutiryo (Ketua BUMDes) beserta rombongan hadir mewakili Pemdes Malasari. Kedatangan para tetamu disambut barisan seni beladiri Buana Raksa Diri Padjadjaran dengan diiringi alunan musik gamelan Buana Raksa Budaya. Sesampai di rumah kasepuhan, para tetamu disambut keramahtamahan masyarakat adat kampung kopo. Aneka ragam suguhan makanan tradisional disajikan untuk menyambut para dulur sebagai hidangan keakraban dalam obrolan penuh makna. Dari obrolan ringan penuh keakraban tersebut lahirlah sejumlah gagasan untuk merevitalisasi peran kasepuhan dalam rangka menyokong pembangunan di Desa Malasari. Ada keinginan bersama untuk menginisiasi gelaran festival budaya.
Obrolan yang dimoderasi Kang Yoyo menyoroti pentingnya menjaga jalinan silaturahmi dan saling mendukung diantara kasepuhan yang ada di Desa Malasari. A. Ramin, ketua lembaga adat Desa Malasari, mengingatkan bahwa lembaga kasepuhan mempunyai pengaruh yang cukup kuat untuk memotivasi warga kasepuhan agar tidak melupakan pertanian sebagai mata pencaharian pokok masyarakat. Sekretaris Desa Malasari, Sukandar, menyatakan bahwa pemerintahan desa Malasari sangat mendukung program dan kegiatan masyarakat adat yang ada di Desa Malasari, karena telah dijamin oleh aturan perundang-undangan.
?????????????
“Tatakrama sopan santun yang diatur kasepuhan sebagai warisan kearifan lokal dari leluhur sangat bernilai positif dan harus kita rawat,” ujar Sukandar. “Kalau memang kita mengakui sebagai warga kasepuhan, sebagai komunitas masyarakat adat, kita harus mempunyai ciri khas,” imbuhnya. Menurutnya, selain sebagai media silaturahmi nilai lebih yang dimiliki warga kasepuhan harus dimanfaatkan sebagai asset budaya yang berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat. Ia juga mengharapkan lembaga kasepuhan dapat menjadi jembatan aspirasi warganya dan melakukan fungsi kontrol terhadap kinerja aparatur pemerintahan desa.
Pada obrolan bersama tersebut Ketua BPD, Rohmat Hidayat, menyatakan “Mudah-mudahan kebiasaaan-kebiasaan yang biasa dilakukan di kasepuhan bisa digali kembali dan terdokumentasikan dengan baik oleh pemerintahan desa. Melalui seren taun, mari kita gali kembali kearifan-kearifan lokal yang masih ada di kasepuhan.” Menurutnya, hal tersebut bisa dimulai dengan memperkuat posisi kasepuhan melalui penguatan kelembaga adat. “Semangat-semangat kearifan lokal yang memang bermanfaat bagi kita wajib kita pelihara,” kata Rohmat. Sebagai penutup obrolan, Embar, Ketua RW 03, mengharapkan supaya kerjasama antar kasepuhan yang ada di Desa Malasari semakin ditingkatkan sehingga masing-masing bisa saling mendukung dan melengkapi. Ia mengajak semua yang hadir untuk kembali ke tradisi adat, kearifan lokal dalam hal bertani dan bercocok tanam, serta menjungjung tinggi tatakrama kesopanan di kasepuhan yang diwariskan para leluhur secara turun temurun.

About desa malasari

Check Also

musrenbangdesmal-002

Pemdes Malasari Gelar Musrenbang untuk Tahun Anggaran 2017

[Malasari-malasari.desa.id] Sesuai amanat Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa serta peraturan dan regulasi dibawahnya, Pemerintah …

3 comments

  1. Budaya merupakan suatu hal yg tidak lepas dari aktivitas manusia.budaya lokal merupakan budaya yg dimiliki oleh suatu wilayah.dan nilai2 tradisional tersebut banyak mengandung kearifan lokal…mari kita lestarikan budaya lokal sebagai aset kekayaan nasional…lanjutkan…!!!

  2. Yanto Lakbok

    Harus bisa terus dilestarikan jgn sampai punah,karena silaturahmi bisa jd ajang untuk membahas dan merencananakan dlm membangun desa …..

    • Hadirnya warta desa kami juga berkat silaturahmi dengan para inohong Dedemit di Kampung Naga setahun yang lalu. Terima kasih Kang Yanto Lakbok dan wadya balad atas virus (visi lurus) GDM :-)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *