Home / Kabar Desa / Puskesmas Pembantu Malasari dengan Wajah Baru dan Harapan Baru

Puskesmas Pembantu Malasari dengan Wajah Baru dan Harapan Baru

pustu-001Malasari-malasari.desa.id-Puskesmas Pembantu (Pustu) adalah unit pelayanan kesehatan sederhana dan berfungsi menunjang perluasan jangkauan Puskesmas dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan Puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil serta jenis dan kompetensi pelayanan yang disesuaikan dengan kemampuan tenaga dan sarana yang tersedia. Di Desa Malasari terdapat dua Puskesmas Pembantu, salah satunya Pustu Malasari yang berlokasi di Kp. Malasari Desa Malasari Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Karena telah lama dibangun Pustu Malasari mengalami kerusakan dan harus direhabilitasi. Rehabilitasi Pustu Malasari telah dimulai sejak 1 Juni 2015 dan selesai tanggal 28 September 2015. Pelaksanaan kegiatan yang menghabiskan dana Rp. 322.404.000,- tersebut dilakukan oleh CV. DILLA PRATAMA dengan melibatkan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaannya. Kini Pustu Malasari yang sempat dijadikan kantor pemerintahan desa selama tiga tahun telah dapat difungsikan kembali sebagai tempat pusat pelayanan kesehatan sebagai perpanjangan tugas Puskesmas Nanggung.
pustu-002“Meskipun belum dilengkapi fasilitas yang memadai, kegiatan di Pustu harus tetap berjalan,” kata Eka Rahmawati, Bidan Desa sekaligus Kepala Pustu Malasari, saat memberikan layanan kesehatan dan penyuluhan KIA di Pustu Malasari, Kamis (07/10/2015) kemarin. Kerja kolektif layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu Malasari ditunjukkan lewat kerja keras Bidan Desa, TP PKK dan Kader Posyandu Desa Malasari. “Desa Malasari memiliki 17 posyandu. Kegiatan rutinnya antara lain operasi timbang, penyuluhan gizi, kesehatan ibu hamil dan balita, pemberian imunisasi dan pelayanan kesehatan manula,” ujar Ketua TP PKK Desa Malasari, Kokom Komariah. Menurutnya kegiatan posyandu dilakukan secara bergilir. Minimal dalam satu bulan dilakukan empat kali kegiatan di posyandu yang berbeda.
pustu-003Kader Posyandu Anggrek II Desa Malasari yang diketuai Cucu Nuryani hari kemarin melakukan rangkaian kegiatan upaya kesehatan yang dipusatkan di Pustu Malasari. Dimulai sejak jam 08.00 pagi kegiatan diawali dengan operasi timbang balita dan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyakit kaki gajah (filariasis). Selanjutnya dilakukan kegiatan Kelas Bayi dan kelas Ibu. Untuk kelas bayi kegiatan yang dilakukan antara lain : kegiatan pengobatan bumil dan balita, penyuluhan kehamilan risiko tinggi, pembagian makanan tambahan, dan imunisasi (BCG, Hepatitis B, Polio, DPT dan Campak). Setelah pemberian imunisasi Bidan Eka mengingatkan para ibu agar tidak terlambat melakukan imunisasi balita. Sehabis rehat sejenak acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan manula dan Kelas Ibu. Saat itu terlayani dengan baik sejumlah 18 bumil, 38 balita dan 8 manula.
?????????????Kelas Ibu kali ini merupakan pertemuan kedua untuk ibu baru. “Kelas ibu adalah program terobosan pemerintah untuk menurunkan kematian ibu dan anak,” kata Bidan Eka menjelaskan. Menurutnya Kabupaten Bogor menduduki peringkat pertama untuk kematian ibu dan anak. Kelas ibu dilakukan sebagai upaya menurunkan kematian ibu dan anak. Kelas ibu dilakukan melalui metode ceramah dan tanya jawab. Materi ajar merujuk pada materi yang tersedia di buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) disertai penjelasan yang cukup rinci. Ia mengingatnya bahaya yang diakibatkan oleh tiga faktor (3T), yakni terlambat mengambil keputusan, terlambat merujuk, dan terlambat mendapat penanganan yang memadai di fasilitas kesehatan. Di akhir pemaparan ia menjelaskan pentingnya kadarzi (keluarga sadar gizi). Ia mengingatkan ibu-ibu supaya berupaya meningkatkan kualitas gizi asupan makanan balita agar tumbuh kembang dengan sehat. “Jangan hanya kuantitas makanan yang diutamakan, kualitas gizinya juga harus diperhatikan,” ujar Bidan Eka menegaskan.
Saat ini Pustu Malasari dibuka dua kali dalam seminggu, pada hari Rabu dan Jum’at. Upaya kesehatan di dua puskesmas pembantu yang ada di Desa Malasari baru ditangani oleh tenaga kesehatan dua orang Bidan Desa yang dibantu para kader posyandu. Hingga saat ini belum ada tambahahan tenaga keperawatan dan dokter dan belum dilengkapi fasilitas memadai sesuai standar pelayanan di Pustu. Semoga kondisi tersebut mendapat perhatian semestinya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

About desa malasari

Check Also

Akibat Bencana Tanah Amblas, Warga Kp. Sikantor Mengungsi

[Malasari-malasari.desa.id] Tingginya curah hujan yang turun terus menerus mengakibatkan timbulnya bencana di beberapa wilayah di …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *