Home / Berita / Regenerasi Tradisi Seni : “Upaya Merawat Budaya”

Regenerasi Tradisi Seni : “Upaya Merawat Budaya”

?????????????
Malasari-malasari.desa.id
– Bertempat di ruangan Kelas 1, Jum’at sore (04/09/15), sejumlah siswa SDN Malasari 01 dari kelas 2 sampai kelas 6 sedang giat berlatih memainkan seperangkat alat kesenian musik tradisional gamelan, berlatih menari dan bermain angklung. Mereka dengan riang gembira berlatih bersama sepasang suami-isteri
penggiat seni Desa Malasari, Pak Kosnadin dan Bu Cucu.
?????????????
Para siswa diajari gerakan tari “tabur bunga” yang biasanya dilakukan saat penyambutan tamu. Dengan telaten mereka diajari cara mengikatkan selendang warna-warni ke pinggang mereka. Dengan liukan badan lemah gemulai, kaki-kaki mungil mereka berjinjit berputar ke kiri dan ke kanan mengikuti gerakan sang pelatih dan iringan musik gamelan. Hentakan ringan kaki kaki mungil mereka menginjak bumi memainkan harmoni gerak sepenuh hati.
Teng… tung… teng… tung… tang… ting… tung…. dang… ding… dung… deng…, alunan suara gamelan membahana memenuhi ruangan tempat latihan. Mereka riang gembira memukul lembut bonang, saron, jenglong dan gong. Nung… nang… ning… nung… neng.. suara bonang berdentang mengiringi gerakan para penari. Setelah agak lelah mereka beristirahat sejenak. Selanjutnya, giliran para pemain angklung mempertontonkan bakat seni mereka di hadapan kawan-kawannya. Mereka sudah cukup berpengalaman berunjuk kebolehan di hadapan para penonton karena sudah beberapa kali mengikuti kegiatan seni.
“Kegiatan latihan ini dilakukan dalam rangka menyambut Lomba Gugus di Gugus VI awal Oktober nanti yang tempatnya direncanakan di SDN Malasari 04 Cisangku,” kata Pak Guru Engkos menjelaskan. Menurutnya, merawat seni budaya bisa dilakukan lewat beragam cara salah satunya dengan melatih anak-anak supaya terjadi regenerasi.
?????????????
“Berkesenian adalah hidup kami, karena seni mengajarkan nilai-nilai kebaikan”, kata Bu Cucu, menegaskan komitmen mereka berdua pada seni budaya.
Menurut mereka, seni mengajarkan kita bagaimana berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain, mengajarkan harmoni, kerjasama, dan saling menghargai. Selain melatih keterampilan gerak motoris, mereka juga mengajarkan dan mewariskan keluhuran nilai tradisi. Semoga regenerasi seni tidak terhenti dan tradisi budaya tetap terpelihara.

Penulis : Admin
Foto : Admin

About desa malasari

Check Also

musrenbangdesmal-002

Pemdes Malasari Gelar Musrenbang untuk Tahun Anggaran 2017

[Malasari-malasari.desa.id] Sesuai amanat Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa serta peraturan dan regulasi dibawahnya, Pemerintah …

9 comments

  1. Jika warisan budaya sudah dipelihara oleh para generasinya, maka akan menambah usianya 100 tahun mendatang.
    Salut atas usaha yg di lakukan oleh kawan2 di desa Malasari

  2. Langkah yg sangat bagus sekali,.karena selama inibudaya kita seolah tegeser oleh budaya asing….

  3. Hidup itu adalah seni, dan diciptakan oleh Dzat yang Maha Seni. Dan sangat menarik jika latihan dilakukan secara rutin, tidak hanya persiapan untuk lomba. Namun, upaya regenerasi untuk melestarikan kekayaan lokal, kekayaan Nusantara.

    Salam literasi.

  4. Terimakasih atas komentar dan saran kawan-kawan. Apresiasi terhadap seni dan pelaku kesenian akan menambah gairah kerja para pegiat dan penggiat seni. Semoga mendapat tempat yang seharusnya lewat rojongan semua pihak.
    Salam merdesa, merdeka!

  5. mempertahankan budaya sebagai filter atas derasnya budaya asing masuk, sehingga budaya sebagai warisan harus tetap kita jaga, kami dapat belajar banyak dengan desa-desa…..salam

  6. Turut senang jika ada generasi yang terus melestarikan budaya bangsa. usul pak itu tulisannya kakalu bisa dibuat rata, atau jika ganti paragrap di berikan spasi yang agak lebar

  7. Menjiwai hidup dengan seni, kegiatan yang bagus…, semoga juara ya dek

  8. Nah yang kayak gini ini yang perlu ditiru. Mengenalkan budaya berarti mengenalkan jati diri. Salut…!!

  9. Siti Khalimah

    Waaah, saya bangga sama Malasari yang masih peduli terhadap budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *