Home / Berita / SAWAH-SAWAH TERASERING MALASARI YANG MASIH DIBERKATI

SAWAH-SAWAH TERASERING MALASARI YANG MASIH DIBERKATI

?????????????Malasari-malasari.desa.id. Musim kemarau akibat fenomena El Nino tahun 2015 telah berlangsung lebih dari empat bulan. Di beberapa wilayah, sungai, situ, sawah, lahan-lahan pertanian, dan sumur-sumur sudah mengering. Hal ini berdampak langsung pada anjloknya produksi pertanian dan perkebunan. Berkurangnya produksi pertanian memicu
melambungnya harga-harga bahan makanan: beras, sayur mayur, dan buah-buahan. Selain bisa menurunkan tingkat kesehatan akibat kurangnya asupan gizi, kelangkaan bahan makanan pokok pada tingkatan ekstrem bisa menimbulkan bencana kelaparan. Akibat kemarau panjang, kerugian satu petani diperkirakan mencapai Rp. 3 juta per petak.
002
Dampak lain akibat kekeringan akan menyebabkan krisis air bersih. Ketika sungai, situ, dan sumur dangkal mengering banyak masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi ini bisa mendorong timbulnya wabah penyakit menular karena masyarakat terpaksa menggunakan/mengkonsumsi air yang tidak higenis. Yang lebih mengkhawatirkan adalah terjadinya kebakaran hutan/lahan dan properti lainnya yang sulit dikendalikan. Pasokan energi listrik PLTA di beberapa daerah berhenti beroperasi sehingga berdampak luas pada sektor ekonomi.

Kondisi demikian tidak terjadi di Desa Malasari. Di saat masyarakat di daerah lain berburu air bersih ke tempat-tempat yang jauh dan membeli air per jeriken, masyarakat Desa Malasari masih bisa leluasa memperoleh dan menggunakan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Lahan-lahan perkebunan dan pertanian tidak mengalami kekeringan sama sekali karena aliran air dari beberapa sumber masih mengalir normal meskipun volumenya berkurang. Perubahan musim dan iklim tidak terlalu mengkhawatirkan karena hutan dan lahan di Desa Malasari masih tetap utuh dan terjaga kelestariannya. Padi di sawah-sawah terasering garapan warga masih tumbuh hijau mempesona menambah keelokan Desa Malasari. Semoga lahan serapan air dan air permukaan di Desa Malasari terjaga dari pencemaran serta hutan hujannya tetap lestari. Alam adalah sahabat untuk dimengerti dan dipahami.

Penulis : Admin (Foto:Admin)

About desa malasari

Check Also

musrenbangdesmal-002

Pemdes Malasari Gelar Musrenbang untuk Tahun Anggaran 2017

[Malasari-malasari.desa.id] Sesuai amanat Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa serta peraturan dan regulasi dibawahnya, Pemerintah …

5 comments

  1. Budaya lokal warga yg selalu menjaga sumber air di Desa MalasaRi membuat nasyarakat masih dapat menikmati air di tengah kemarau yg sangat panjang. Berkah yg mesti di syukuri

  2. Budaya lokal warga yg selalu menjaga sumber air di Desa MalasaRi membuat masyarakat masih dapat menikmati air di tengah kemarau yg sangat panjang. Berkah yg mesti di syukuri

  3. Warga Malasari mampu menjaga keseimbangan alam sehingga mendapatkan berkah dari kearifan itu

  4. topografi yang berbukit dan kemiringan rata-rata mencapai 45 derajat, dengan menggunakan terasiring sangat membantu pencegahan erosi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *