Home / Kegiatan / Keagamaan / Tradisi Marhabanan pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1436 H di Malasari

Tradisi Marhabanan pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1436 H di Malasari

peringatan_isra_miraj.

Malasari-malasari.desa.id (4/5/2015)- Salah satu tradisi keagamaan umat Islam Indonesia adalah peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW yang merupakan salah satu agenda nasional dan dijadikan sebagai hari besar keagamaan dan hari libur nasional. Sebagaimana halnya umat Islam di berbagai daerah lainnya di Indonesia, warga kampung Malasari juga terbiasa melaksanakan tradisi memperingati hari besar umat Islam tersebut. Peringatan Isra Mir’aj di tatar Sunda biasa disebut dengan istilah “Rajaban”. Bertempat di Masjid Jami Nurul Hidayah, Senin malam (4/5) bertepatan dengan tanggal 15 Rajab 1936 H, warga kp. Malasari dari beragam usia tumpah ruah mengikuti kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan setelah pelaksanaan shalat Maghrib berjamah.

Kegiatan Rajaban di kampung Malasari tahun ini berlangsung sederhana namun penuh kekhidmatan. Acara dipandu dan dibuka oleh Ust. Hafizh Furqon dengan pembacaan Basmalah dan Surat Al-Fatihah bersama-sama. Selanjutnya sambutan disampaikan oleh salah seorang perwakilan tokoh masyarakat Malasari, Yoyo Sutiryo (55). Dalam sambutannya ia menyatakan, “Dengan peringatan Isra Mir’aj semoga keimanan dan ketaqwaan kita semakin meningkat dari tahun ke tahun”. Ia mengajak warga Kp. Malasari untuk senantiasa khidmat dan khusyu dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Menurutnya, banyak hikmah dan pelajaran yang dapat kita ambil dari peringatan Isra Mir’raj Nabi Muhammad SAW ini. “Lewat dzikir dan do’a semoga menjadi wasilah terkabulnya do’a-do’a kebaikan kia dan terwujudnya keinginan kita”, imbuhnya di akhir sambutan.Tema acara pada kegiatan tersebut adalah:

“Dengan memperingati Isra Mi’raj NAbi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan dalam Rangka Mencetak generasi yang Ber-Akhlaqul Karimah”

Acara dilanjutkan dengan dzikir bersama dan tradisi “Marhaba-an” atau “Marhaban-an” yang dipimpin oleh Ust. Agus, salah satu tokoh agama di Desa Malasari. Marhabaan merupakan kegiatan membaca dan membacakan qasidah dan syair-syair yang berisi puji-pujian dan kisah teladan perjalanan sejarah Nabi Muhammad SAW yang dikemas dalam rangkaian lirik dan lagu (nazhom) yang dibacakan secara bersahutan. Masyarakat kampung Malasari menjadikan Marhabaan sebagai tradisi lokal keagamaan yang sampai sekarang terus terpelihara dengan baik.

Acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1436 H ini berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan khusyu dan lancar. Setelah acara pokok dzikir dan marhabaan, acara ditutup dengan pembacaan do’a dan hamdalah bersama. Setelah acara pokok selesai, hadirin disilakan mencicipi cemilan dan minuman alakadarnya kemudian dilanjutkan dengan kegiatan shalat Isya berjamaah.

About desa malasari

Check Also

Lisdes-001

Dinas ESDM Kabupaten Bogor Lakukan Sosialisasi Program Lisdes 2016

[Malasari-malasari.desa.id]– Senin, 15 Februari 2016, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupatn Bogor melaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *